Seputar Publik / Opini

Dedak Padi, Emas Coklat yang Kita Buang Setiap Hari: Sebuah Dosa Besar terhadap Masa Depan Bangsa

Oleh: Agus Pakpahan

· Untuk Pemerintah: Terbitkan SNI Beras Patriot Bangsa yang memuliakan beras coklat. Alihkan subsidi dari beras putih ke beras coklat. Bangun industri pengolahan dedak padi.

· Untuk Industri: Berinovasi membuat produk dari dedak padi: tepung, minyak, suplemen. Jadilah pelopor ekonomi yang mensyukuri berkah Tuhan YME bagi bumi tropisa, sebagai satu penciri ekonomi hijau yang berkelanjutan.

· Untuk Kita Semua: Mulai makan nasi coklat. Campurkan dengan nasi putih jika belum terbiasa. Edukasi keluarga tentang pentingnya gizi utuh sebagai wujud rasa syukur kepada Sang Maha Pencipta.

Kesimpulan: Jangan Tanya Mengapa Bangsa Ini Tidak Maju, Tanya Kenapa Kita Membuang Kekayaannya Setiap Hari

Dedak padi adalah metafora yang sempurna: kita duduk di atas gunung emas, tetapi memilih untuk mengeluh tentang kemiskinan.

Mari hentikan pengkhianatan ini. Mari kembali ke jalan yang benar: jalan yang dibawakan Eijkman dan nenek moyang kita. Makanlah nasi coklat. Selamatkan dedak padi. Selamatkan masa depan Indonesia.

Sudah cukup kita merugi. Saatnya untuk bangkit dan menjadi bangsa yang cerdas, yang tidak lagi membuang masa depannya sendiri.

Tropikanisasi adalah sebuah konsep transformatif yang merujuk pada proses mengangkat, memulihkan, dan memodernisasi kekayaan tropis—baik pangan, budaya, ekonomi, maupun spiritualitas—sebagai fondasi kelangsungan dan keberlangsungan bangsa tropis seperti Indonesia.

Oleh: Agus Pakpahan

Ciburial, 4 September 2025

Tulis Komentar

Komentar