Seputar Publik / Berita

Gratis! Pencak Silat di Masjid Al Ma’mur Kapuk Jadi Wadah Anak Muda, Cegah Judi Online hingga Pergaulan Negatif

Program pembinaan berbasis masjid dorong karakter, keterampilan, dan cegah pengaruh negatif seperti judi online serta pergaulan bebas
Lurah Kapuk Cengkareng, M.Arief Budiman menyerahkan potongan tumpeng kepada Abah Meong, didampingi oleh DKM Masjid Al Mamur, H.Suradji dan Sofyan Hadi, Ketua Karang Taruna, Kelurahan Kapuk. Lurah Kapuk Cengkareng, M.Arief Budiman menyerahkan potongan tumpeng kepada Abah Meong, didampingi oleh DKM Masjid Al Mamur, H.Suradji dan Sofyan Hadi, Ketua Karang Taruna, Kelurahan Kapuk.

Ia menegaskan, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan pembinaan umat. DKM pun memberikan dukungan penuh melalui penyediaan fasilitas dan ruang kegiatan.

Selain itu, DKM juga menjalankan program sosial “Sedekah Subuh” sejak pandemi Covid-19, yang berhasil menghimpun dana jutaan rupiah setiap pekan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Pimpinan Padepokan Pencak Silat Pitulung Congkok, Bachtiar Jam’an atau Abah Meong, menyampaikan bahwa saat ini kegiatan masih difokuskan pada tahap pendaftaran.

“Hari ini kita membuka pendaftaran. Gratis bagi masyarakat yang ingin bergabung,” ujarnya.

Ia menambahkan, jadwal latihan akan disusun setelah jumlah peserta terdata. Abah Meong juga dikenal aktif melestarikan pencak silat tradisional Betawi hingga ke tingkat internasional.

Melalui program ini, diharapkan minat generasi muda terhadap pencak silat semakin meningkat sekaligus menjadi upaya pelestarian budaya di tengah arus modernisasi.(*/hel)

Tulis Komentar

Komentar