Seputar Publik / Megapolitan

H. Hajo Usul Selain Dibangun Monumen, Sasak Kapuk Ditata Indah Agar Jadi Ikon Baru Kota Bekasi

Motor penggerak acara tabur bunga sasak kapuk anggota DPRD Kota Bekasi H. Suryo Harjo. Motor penggerak acara tabur bunga sasak kapuk anggota DPRD Kota Bekasi H. Suryo Harjo.

Seputar Publik, Kota Bekasi - Salah satu motor penggerak acara tabur bunga sasak kapuk H. Suryo Harjo mengaku bahagia acara dimana ia terlibat didalamnya berjalan aman, lancar dan sukses.

Namun, yang paling membuat anggota DPRD Kota Bekasi ini bahagia, tuntutan warga agar dibangun monumen Sasak Kapuk untuk mengenang perjuangan KH. Noer Alie mendapat respon positif oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.

Politisi Partai Golkar ini pun mengusulkan kepada Pemkot Bekasi selain membangun monumen, kawasan sasak kapuk juga harus ditata menjadi taman yang indah agar layak dikunjungi masyarakat. Sehingga nantinya masyarakat yang berkunjung bisa berswafoto ria di sini.

"Selain dibangun monumen, kita usulkan agar kawasan ini juga dibuat taman agar terlihat indah, dengan penerangan yang baik. Jadi, bukan hanya monumen saja yang terlihat, tapi juga keindahannya," ujar anggota dewan yang akrab disapa H. Hajo, Minggu (17/8/2025).

Menurutnya, dengan penataan yang baik dengan ornamen-ornamen yang menarik, kawasan Sasak Kapuk ini bisa menjadi ikon baru Kota Bekasi, tidak hanya sebagai pengingat sejarah tetapi juga destinasi wisata sejarah.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian Kali Sasak Kapuk. Saat ini kondisi air di sungai tersebut masih berwarna cokelat. Ia menegaskan akan mendorong pemerintah bersama masyarakat untuk mengawasi kemungkinan adanya perusahaan yang membuang limbah ke kali.

"Kalau nanti musim hujan, kita akan cek lagi. Jika ada perusahaan yang membuang limbah, akan kita pantau dan batasi. Jangan sampai ada yang mencemari kali ini," pungkasnya.

(*/AZ)

Tulis Komentar

Komentar