Cap Go Meh yang jatuh pada hari ke-15 setelah Imlek identik dengan lampion dan pertunjukan seni budaya. Perayaan ini sarat makna syukur, harapan baru, serta optimisme. Tahun Kuda Api yang kini dimasuki melambangkan energi, keberanian, dan daya juang—nilai yang dinilai relevan dengan perjalanan Jakarta ke depan.
Dalam acara tersebut juga diserahkan Rekor MURI atas penerbangan flying drone LED pertama di Indonesia kepada Gubernur DKI Jakarta. Selain itu, diumumkan para pemenang Lomba Dekorasi Imlek 2026 dari berbagai kategori, mulai dari kementerian dan lembaga, hotel, gedung perkantoran, hingga pusat perbelanjaan.
Keberagaman sebagai Kekuatan
Pramono menegaskan perayaan Cap Go Meh dan buka puasa bersama menjadi bukti nyata bahwa keberagaman adalah kekuatan utama Jakarta.
“Keberagaman bukan hanya dirayakan dalam seremoni, tetapi harus terus dirawat. Dengan semangat Cap Go Meh dan Ramadan, mari kita jaga persatuan dan membangun Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan berbudaya,” pungkasnya. (*/hel)
Hashtag:
#PramonoAnung, #CapGoMeh2026, #Imlek2577, #JakartaRumahKeberagaman, #INTI #Glodok, #MuseumPeranakan, #BeritaJakarta, #FestivalImlek, #SeputarPublik
Komentar