Seputar Publik / Berita

Hari Air Sedunia: Jejak PTPN IV PalmCo Hadirkan Air Bersih dari Kalimantan hingga Wilayah Bencana

Bangun puluhan titik sanitasi dan distribusikan ratusan ribu liter air bersih, PalmCo perkuat komitmen ESG dan SDGs untuk atasi krisis air dan tekan stunting di pelosok Indonesia.
Dari pelosok Sumatera hingga Kalimantan, PTPN IV PalmCo terus menghadirkan solusi nyata untuk krisis air bersih. Di momen Hari Air Sedunia, komitmen ini tak hanya menyentuh kebutuhan dasar, tapi juga menyelamatkan masa depan generasi dari ancaman stunting. Air bersih adalah hak, dan PalmCo hadir mewujudkannya. Dari pelosok Sumatera hingga Kalimantan, PTPN IV PalmCo terus menghadirkan solusi nyata untuk krisis air bersih. Di momen Hari Air Sedunia, komitmen ini tak hanya menyentuh kebutuhan dasar, tapi juga menyelamatkan masa depan generasi dari ancaman stunting. Air bersih adalah hak, dan PalmCo hadir mewujudkannya.

Dalam implementasi jangka panjang, PalmCo telah membangun lebih dari 40 titik fasilitas sanitasi air bersih yang tersebar dari Pulau Sumatera hingga Kalimantan.

Selain memenuhi kebutuhan dasar, pembangunan ini juga memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan masyarakat. Ketersediaan air bersih dan sanitasi yang layak berperan penting dalam mencegah infeksi berulang pada balita, yang menjadi salah satu penyebab utama stunting.

Distribusi 200 Ribu Liter Air Bersih Saat Bencana

PalmCo juga menunjukkan respons cepat dalam situasi darurat. Saat bencana hidrologis berupa banjir bandang dan longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatera dan Aceh, perusahaan mendistribusikan lebih dari 200.000 liter air bersih.

Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan kebutuhan dasar pengungsi tetap terpenuhi, sekaligus mencegah potensi wabah penyakit pascabencana.

Atasi Krisis Air di Jambi dan Kalimantan

Salah satu wilayah penerima manfaat adalah Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi. Selama ini, warga setempat mengandalkan sumur tradisional dan air tadah hujan yang kerap mengering saat musim kemarau.

Kepala Desa Pondok Meja, Martoyo, mengapresiasi pembangunan sumur bor dan tangki air yang dinilai menjadi solusi atas keterbatasan akses air bersih di wilayahnya.

Tulis Komentar

Komentar