"Jumlah pohon yang terus kami tambah setiap tahunnya hingga mencapai lebih dari 76 ribu pohon merupakan bentuk respons terhadap kondisi cuaca dan lingkungan yang semakin dinamis. Menanam pohon dalam skala besar menjadi langkah penting, namun yang tidak kalah penting adalah memastikan pohon tersebut dirawat agar tumbuh optimal. Karena itu, kami melibatkan masyarakat sekitar dalam proses pemeliharaannya," ujar Jatmiko.
Jaga Sumber Air dan Kurangi Risiko Banjir
Menurut Jatmiko, program penghijauan memiliki keterkaitan erat dengan upaya menjaga kualitas sumber air sekaligus mendukung normalisasi sungai di sekitar kawasan perkebunan.
"Pohon dan air bersih merupakan satu kesatuan. Akar pohon berfungsi menahan tanah agar tidak mudah tererosi ke sungai. Dengan demikian, sedimentasi dapat ditekan sehingga kualitas air tetap terjaga dan risiko banjir dapat dikurangi," jelasnya.
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui aksi kolaboratif di tingkat unit. Pada 22 Juni 2026, PTPN IV PalmCo bersama Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) melaksanakan penanaman 1.000 bibit pohon di tujuh lokasi di wilayah Distrik Djaba yang meliputi Jawa Barat dan Banten.
Kegiatan dipusatkan secara simbolis di Kebun Sukamaju, Sukabumi, dengan penanaman 100 bibit pohon oleh anggota IKBI, sementara 900 bibit lainnya ditanam secara serentak oleh karyawan bersama masyarakat di enam unit kebun lainnya.
Komentar