Sebanyak 15 peserta dari 12 brand kopi tanah air sebelumnya telah melewati Round 1 dan Round 2. Dari proses tersebut, enam peserta dengan perolehan poin tertinggi berhak melaju ke babak final.
Enam finalis tersebut yakni I Putu Yoko Permana dari Anomali Coffee, Michelle Chandra sebagai kompetitor independen, Diazka Setya Prakasa dari Toko Kopi Tuku, Aga Muhammad dari Ahead Coffee and Roastery, Maximillian Periatna dari Ratio Coffee Brewers, serta Abednego Ivan Laoh dari Makmur Jaya Coffee Roaster.
Di hadapan juri dan ratusan penonton, para finalis berupaya memberikan penampilan terbaik.
Ketelitian dalam setiap tahapan penyeduhan, keterampilan meracik kopi, hingga kemampuan menyampaikan cerita di balik sajian menjadi bagian penting dalam penilaian.
Suasana kompetisi semakin menegangkan ketika satu per satu finalis menyelesaikan penampilan mereka di IBC Stage.
Ketua Umum Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) Daryanto Witarsa mengatakan, persaingan pada babak final menunjukkan kualitas peserta yang semakin matang.
Komentar