Melalui Jawara Beton, Warga Binaan dilibatkan secara aktif dalam seluruh proses pengembangan modul RISHAM (Rumah Instan Sehat Aman), teknologi bangunan beton pracetak yang dirancang tahan gempa, efisien, dan ramah lingkungan. Modul RISHAM telah melalui berbagai tahapan pengujian teknis, termasuk uji struktur, uji material, dan ketahanan terhadap beban gempa, sehingga memenuhi persyaratan sebagai solusi hunian yang aman, berkualitas, dan aplikatif di berbagai kondisi wilayah.
Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, menegaskan bahwa kolaborasi dengan PT Semen Merah Putih merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian berdasarkan keterampilan kerja yang memiliki daya saing dan relevansi dengan kebutuhan industri konstruksi nasional.
“Melalui Jawara Beton, kami berkomitmen menghadirkan pembinaan kemandirian yang membekali Warga Binaan dengan keterampilan teknis, juga menghasilkan produk berkualitas, terstandar, dan bernilai tinggi. Kerja sama ini menjadi penguatan bahwa pembinaan di Lapas dapat berkontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan,” tegasnya.
Narasumber kegiatan, Erik Rinaldo, menjelaskan bahwa modul RISHAM dirancang dengan sistem panel beton pracetak yang ringan dan mudah dirakit, namun tetap memiliki kekuatan struktur yang teruji dan memenuhi standar teknis konstruksi.
Komentar