> “Kita bersyukur, tahun baru membawa suasana baru. Saat ini kita sedang mempersiapkan kegiatan besar, yaitu Imlek. Bahkan sudah dibuka sayembara untuk menentukan konsep Imlek yang akan ditampilkan di sekitar Bundaran HI. Pengalaman Jakarta Light Festival kemarin membuat Jakarta semakin meriah,” ujar Rano.
Ia menambahkan, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dilibatkan dalam penyusunan rangkaian perayaan hari besar keagamaan. Langkah ini bertujuan memperkuat partisipasi masyarakat sekaligus menjaga persatuan dan kerukunan antarumat beragama.
> “Artinya, setiap dinas menyusun program acara. Kita akan menghadapi Imlek, Ramadan, hingga Idulfitri. Semua ini harus dijaga dalam kerukunan umat beragama. Kita sepakat bahwa secara kultural kita berbeda, tetapi tetap satu,” tegasnya.
Rano juga berharap dukungan seluruh masyarakat untuk terus menjaga kolaborasi serta mendukung program-program pemerintah yang berkaitan dengan kepentingan publik. Aspirasi para pedagang yang disampaikan saat dialog langsung, kata dia, menjadi catatan penting untuk ditindaklanjuti.
> “Tadi kita berinteraksi dengan para pedagang terkait kondisi dan iklim perekonomian, khususnya dalam menyambut Imlek. Intinya, kita ingin memastikan masyarakat bahagia dan antusias menyambut Imlek,” ucapnya.
Sebagai informasi, rangkaian kegiatan dalam kunjungan tersebut meliputi pertunjukan barongsai, bazar Imlek, pemeriksaan kesehatan gratis, layanan Larasita dari Kantor Pertanahan, serta dialog Forkopimko Jakarta Barat bersama warga Kelurahan Glodok. Turut hadir tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat, Ketua Perhimpunan Indonesia Tionghoa, serta perwakilan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia. (/hel)
Komentar