Ia menilai The Jakmania memiliki posisi penting dalam setiap pertandingan Persija karena menjadi bagian dari kekuatan tim sebagai pemain ke-12.
Namun, dukungan terhadap Macan Kemayoran, kata Pramono, perlu dibarengi dengan kedewasaan dalam menyikapi jalannya pertandingan maupun hasil akhir.
> “Sebagai Gubernur Jakarta, tentu saya berharap The Jakmania menang. Tetapi, apa pun hasilnya, kita harus bisa menerima dengan baik,” ujarnya.
Rivalitas Berhenti Setelah Peluit Akhir
Pramono juga mengingatkan agar rivalitas Persija dan Persib tetap ditempatkan dalam konteks olahraga. Setelah pertandingan berakhir, para pendukung kedua klub diharapkan tetap menjaga hubungan sebagai saudara dan sahabat.
Ia secara khusus meminta The Jakmania menjaga perilaku, termasuk dalam aktivitas di media sosial. Menurutnya, provokasi yang disebarkan melalui media sosial berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
> “Rivalitas Persija dan Persib adalah rivalitas sepak bola. Setelah pertandingan selesai, kita tetap menjadi saudara dan sahabat,” tegasnya.
Komentar