Seputar Publik / Berita

JFW 2026 Catat Transaksi Fantastis Rp67,5 Triliun, Pramono Anung Sebut Ekonomi Jakarta Kian Solid

Lonjakan konsumsi dari Imlek hingga Idulfitri dorong penerimaan pajak melampaui target, Pemprov DKI juga pastikan kelancaran logistik pasca-Lebaran.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung: "Jakarta cetak rekor! JFW 2026 hasilkan transaksi Rp67,5 triliun, bukti ekonomi ibu kota makin solid. Didukung lonjakan konsumsi hingga strategi logistik pasca-Lebaran, Jakarta terus bergerak maju.

“Realisasi penerimaan pajak daerah pada triwulan pertama mencapai 100,28 persen atau sebesar Rp7,3 triliun. Sementara itu, realisasi penerimaan retribusi daerah juga sesuai target, yakni sebesar Rp113,4 miliar,” paparnya.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mengantisipasi potensi kemacetan di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok pasca-Idulfitri. Pemprov bekerja sama dengan PT Pelindo menyediakan lahan seluas sekitar lima hektare di Terminal Tanah Merdeka sebagai buffer area parkir kendaraan logistik.

Lahan tersebut mampu menampung hingga 200 kendaraan logistik dan diberikan tanpa pungutan retribusi selama satu minggu, mulai 30 Maret 2026. Estimasi pembebasan biaya retribusi mencapai Rp150 juta hingga Rp200 juta.

“Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipatif agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di badan jalan seperti sebelumnya. Alhamdulillah, hingga saat ini aktivitas di Tanjung Priok berjalan lancar dan normal,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pramono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menjaga kelancaran aktivitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta seluruh pihak terkait. Pelaksanaan mudik dan arus balik dapat berjalan dengan aman dan lancar,” pungkasnya. (*/hel)

Tulis Komentar

Komentar