Kepastian tentu menjadi salah satu indikator untuk setiap KONI Kabupaten mempersiapkan atlitnya, terlebih lagi pada semua pelatih bila menyusun program. Jika kepastian penyelenggaraan menjadi dasar penyusunan program juga.
“Hal tersebut bukan tentang siap atau tidaknya menghadapi Porprov saja tapi lebih pada penciptaan kesiapan atlit untuk mencapai prestasi puncak. Pasalnya tentu secara sikologi sangat berpengaruh, baik itu untuk para pelatih dan tentu untuk atlit,” jelasnya.
Kejenuhan itu tentu sangat menakutkan bagi para pelatih terhadap atlitnya.
Sehingga sekali lagi kepastian penyelengaraan sangat menunjang para atlit di Sulawesi barat untuk menemukan prestasi puncaknya menuju ke tingkat selajutnya.
Sekarang tuan rumah Mamuju sementara mempersiapkam venue atau arena olahraga.
Seperti, stadion manakarra Mamuju Jl Usman Javar, Kelurahan Rimuk yang mana saat ini sedang di rehab dengan menelan dana paling besar, mencapai Rp 9 miliar dan sementara dalam pengerjaan.
Tenes lapangan, dan Soft Tennis, lapangan pelti Mamuju, dengan jumlah tiga unit tersebut di lakukan rehab ringan, rincian anggaran hingga mencapai Rp 400 Juta.
Bahkan Petanque (fopi) yang berada di kompleks stadion Manakarra, satu unit, rehab total, rincian anggaran hingga mencapai Rp 100 juta.
Komentar