Seputar Publik / Berita

Kemendag Gandeng 19 Mitra, InaExport Diperkuat Jadi Ekosistem B2B untuk Dongkrak Ekspor

PTPN IV PalmCo menjadi salah satu mitra Kemendag dalam pengembangan ekspor komoditas perkebunan melalui ekosistem digital InaExport yang ditargetkan go live penuh pada 5 Oktober 2026.
Kemendag bersama 19 mitra menandatangani kesepakatan pengembangan ekosistem InaExport di Jakarta. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperluas akses pasar dan mendorong ekspor produk Indonesia, termasuk komoditas perkebunan PTPN IV PalmCo. Kemendag bersama 19 mitra menandatangani kesepakatan pengembangan ekosistem InaExport di Jakarta. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperluas akses pasar dan mendorong ekspor produk Indonesia, termasuk komoditas perkebunan PTPN IV PalmCo.

Khusus kerja sama dengan PTPN IV PalmCo, kesepakatan dituangkan melalui dokumen Sinergi Pengembangan Ekspor Produk Perkebunan yang ditandatangani bersama Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kemendag.

Ruang lingkup kerja sama mencakup pengembangan dan perluasan pasar ekspor sejumlah komoditas perkebunan, antara lain kelapa sawit, teh, kopi, karet, dan gambir.

Kedua pihak juga menyepakati pelaksanaan program promosi dagang secara bersama sebagai bagian dari upaya memperluas jaringan pasar internasional.

PTPN IV merupakan entitas bertahan (surviving entity) hasil penggabungan sejumlah anak usaha di lingkungan PTPN Group.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa mengatakan, perusahaan akan memanfaatkan kolaborasi lintas sektor tersebut untuk memperluas jaringan pasar internasional dan mendorong volume ekspor komoditas nasional.

«“Sebagai perusahaan yang fokus pada pengelolaan komoditas perkebunan, kepastian dan perluasan jaringan pasar internasional adalah sebuah keharusan,” ujar Jatmiko.»

Menurut Jatmiko, kerja sama dengan Ditjen PEN Kemendag memberikan akses terintegrasi ke dalam ekosistem InaExport.

Tulis Komentar

Komentar