“Selama Palestina belum merdeka, selama itu pula Indonesia berdiri bersama rakyat Palestina. Ini adalah garis politik luar negeri yang sudah ditetapkan para pendiri bangsa, dan kita wajib menjaganya,” ujar Syahrul Aidi.
Sebagai pimpinan BKSAP DPR RI, Syahrul Aidi menyatakan kesiapan memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Luar Negeri dalam menjalankan diplomasi Indonesia, termasuk memperjuangkan isu Palestina melalui jalur parlemen.
Kerja sama tersebut, kata dia, dapat dilakukan melalui berbagai forum internasional seperti Inter-Parliamentary Union (IPU), Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC), serta kerja sama parlemen bilateral.
“BKSAP DPR RI siap berkolaborasi dan mendukung agenda Menteri Luar Negeri dalam memperkuat diplomasi bebas aktif demi kemajuan dan kedaulatan bangsa. Diplomasi pemerintah dan diplomasi parlemen harus saling melengkapi dalam memperjuangkan kepentingan Indonesia, termasuk membela hak-hak rakyat Palestina, di berbagai forum internasional,” pungkasnya.
*Penulis: Redaksi
Komentar