Seputarpublik.com, Jawa Barat – Anggota Komisi 3 DPRD Provinsi Jawa Barat, Ahmad Faisyal Hermawan, mendukung penuh upaya penguatan inklusi keuangan syariah di wilayah Selatan dan Timur Jawa Barat.
Dukungan disampaikan terkait kegiatan School of Syariah dan Program EPIKS yang digelar Pemerintah Kabupaten Garut pada 18 Juni 2026 lalu, yang bertujuan mendorong penguatan inklusi keuangan syariah di tingkat daerah.
Menurut legislator Jabar dari PDIP ini, program tersebut sangat positif dan strategis untuk memberdayakan ekonomi masyarakat di kawasan tersebut, terutama yang mengandalkan sektor pertanian dan UMKM.
“Saya dukung penuh komitmen penguatan inklusi keuangan syariah di wilayah Selatan Timur Jawa Barat. Karena sangat positif dan strategis untuk mendongkrak ekonomi masyarakat di kawasan tersebut," ujar Ahmad Faisyal Hermawan kepada media, Selasa (30/6/2026).
Sebab, kata Paisyal, kawasan ini memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah, karena didukung oleh sektor pertanian yang luas, ribuan UMKM, pesantren, serta komunitas keagamaan yang kuat.
Faisyal menilai perluasan agen Laku Pandai hingga tingkat desa menjadi langkah penting agar masyarakat di pedesaan wilayah Selatan Timur Jawa Barat dapat semakin mudah mengakses layanan keuangan formal yang sesuai prinsip syariah.
Namun, untuk memuluskan program tersebut berjalan sesuai harapan, Ahmad Faisyal menekankan pentingnya sinergi lintas wilayah dan antarlembaga.
“Literasi keuangan syariah harus diikuti dengan pendampingan konkret bagi pelaku UMKM di wilayah Selatan Timur," ucapnya
Komisi 3 DPRD Jabar yang membidangi keuangan dan perekonomian, siap mendukung melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan agar program ini dapat dirasakan manfaatnya secara luas dan berkelanjutan.
Faisyal juga mengapresiasi peran organisasi masyarakat seperti Persatuan Islam (Persis) yang memiliki jaringan luas di wilayah tersebut sebagai motor penggerak literasi keuangan syariah di tingkat grassroots.
“Karena penguatan ekonomi syariah adalah investasi penting bagi kesejahteraan masyarakat di Selatan Timur Jawa Barat,” pungkasnya.
(ADV)