Seputar Publik / Megapolitan

LKB Gelar Bukber Dihadiri Tokoh Seniman Betawi Tersohor Bang Kubil Dan Mpo Tonah 

Ketua LKB, Beky Mardani (kedua dari kiri) saat menyampaikan sambutannya dalam buka puasa bersama pengurus. Foto Dok : LKB Ketua LKB, Beky Mardani (kedua dari kiri) saat menyampaikan sambutannya dalam buka puasa bersama pengurus. Foto Dok : LKB

Bang Anung berjanji menjadikan budaya Betawi sebagai budaya utama di Jakarta, menjadikan bir pletok sebagai “jamuan resmi” Balaikota DKI, menggantikan teh dan kopi. Termasuk merencanakan wajah atau nuansa Betawi di batas kota dan fasilitas umum lainnya yang relevan.

Kedua, kota ini sedang menyongsong peringatan “Lima Abad Jakarta” (1527-2027), sehingga Beky memperkirakan banyak pementasan dan inovasi-inovasi di bidang seni budaya, termasuk budaya Betawi, yang digelar guna merayakan momen bersejarah, yang hanya menghampiri 500 tahun sekali tersebut.

Ketiga, lanjut Beky, LKB sedang menggodok beberapa usulan yang akan dijadikan sebagai kado istimewa HUT Jakarta ke-498 pada Juni 2025 nanti.

“Semua peluang dan tantangan itu harus dijawab pelaku seni budaya Betawi. Caranya dengan terus meningkatkan kreativitas, sehingga dapat menghasilkan karya-karya bernilai tinggi dan diterima bukan hanya di Jakarta dan Indonesia, tapi juga masyarakat global,” urai Beky yang juga Ketua PMI Jakarta Barat, dalam siaran persnya.

Jelang buka puasa, sempat dibuka dialog antara pengurus LKB, diwakili Imbong Hasbullah, Yahya Andi Saputra, Yoyo Muchtar, dan Ahmad Supandi dengan para pelaku seni dan pengurus sanggar. Diskusi hangat soal kesesuaian kostum dengan audiens dan ruang pentas, etika di atas panggung, hingga pakem pertunjukan dibahas secara terbuka.

Pengurus dan pelaku seni budaya akhirnya sepakat untuk duduk bareng membuat SOP pertunjukan seni budaya Betawi yang sesuai pakem. Sehingga siapa pun yang mentas nantinya, akan betul-betul menampikan budaya Betawi yang agung dan adiluhung, tanpa menutup kesempatan berkreativitas.

Acara ditutup dengan pembagian bingkisan tanda kasih dari LKB kepada para pelaku seni dan pengurus sanggar, serta dilanjutkan dengan tarawih bersama.

(*/hel)

Tulis Komentar

Komentar