Adapun, lanjut dia, tokoh yang dinilai publik paling cocok sebagai bakal cawapres untuk mendampingi mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan adalah Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan dukungan sebesar 19,5 persen.
“Tokoh lain yang juga dinilai publik cocok menjadi pendamping Anies adalah Ridwan Kamil 17,5 persen, Sandiaga Uno 15,2 persen, dan Khofifah Indar Parawansa 11,8 persen,” tuturnya.
Di awal, Survei LSN mencatat bahwa Prabowo Subianto meraih elektabilitas tertinggi sebanyak 28,5 persen berdasarkan simulasi pertanyaan terbuka atau top of mind.
“Ganjar Pranowo yang telah diusung sebagai capres oleh PDI Perjuangan bersama PPP ternyata hanya menjadi top of mind dari 17,6 persen publik. Begitu juga Anies Baswedan secara spontan hanya disebut oleh 13,4 persen responden,” katanya.
Raihan elektabilitas berikutnya secara berturut-turut yaitu Ridwan Kamil (4,3%), Erick Thohir (4,1%), Mahfud MD (3,8%). Adapun, 17,1 persen publik menjawab tokoh-tokoh lainnya dan 11,2 persen menjawab tidak tahu.
“Yang dimaksud tokoh-tokoh lainnya di antaranya adalah AHY, Sandiaga Uno, Airlangga Hartarto, Puan Maharani, Khofifah, Moeldoko, dan Muhaimin Iskandar hingga Habib Rizieq Shihab, namun persentasenya jauh dari signifikan,” kata dia.
Temuan hasil survei LSN itu dilakukan terhadap 1.420 responden dengan teknik pengambilan sampel secara acak bertingkat. Responden yang dijadikan sampel adalah berusia minimal 17 tahun atau sudah memiliki KTP.
Survei yang dilakukan di 34 provinsi di Indonesia itu menggunakan teknik wawancara tatap muka dengan toleransi atau batas kesalahan (“margin of error”) sekitar 2,6 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Komentar