"Kami berharap melalui pelatihan ini, para pelaku UMKM di Desa Mekar Baru tidak hanya mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas produksinya, tetapi juga memiliki legalitas sertifikasi halal yang sah. Hal ini penting agar produk lokal kita punya daya saing tinggi dan siap bersaing di pasar modern," ujar Bagus.
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Desa Mekar Baru menyambut baik dan memberikan apresiasi atas inisiatif yang dilaksanakan mahasiswa KKM Kelompok 38. Program tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat serta dapat memberikan manfaat langsung bagi pengembangan usaha dan kesejahteraan warga desa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara akademisi, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam mendorong pengembangan UMKM serta mewujudkan kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal di Desa Mekar Baru.(Red)*
Komentar