Upaya mitigasi risiko tersebut secara konsisten difokuskan pada peningkatan kapasitas dan kesadaran Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai ujung tombak operasional di lapangan.
Direktur Strategy & Sustainability PTPN IV PalmCo, Ugun Untaryo, menjelaskan bahwa perusahaan secara bertahap memacu proporsi karyawan yang memiliki sertifikasi Ahli K3 (AK3) Umum maupun spesifik untuk membangun budaya keselamatan dari tingkat tapak.
“Sistem pengawasan sebaik apa pun tidak akan efektif tanpa kesadaran mandiri dari pekerjanya. Oleh karena itu, kami memfasilitasi dan mendorong karyawan di berbagai tingkatan operasional untuk meraih sertifikasi AK3. Kami memproyeksikan para pemegang sertifikat ini menjadi motor penggerak atau change agent budaya aman di masing-masing unit kebun dan pabrik,” papar Ugun.
Secara strategis, pemenuhan aspek K3 ini merupakan perwujudan tanggung jawab pada Aspek Sosial dalam komitmen perusahaan terhadap implementasi standar Environmental, Social, and Governance (ESG).
Sebagai langkah nyata, PTPN IV PalmCo juga tercatat melakukan sejumlah intervensi kolaboratif lintas instansi, salah satunya melalui sinergi bersama PT PLN (Persero) guna memberikan edukasi spesifik terkait keselamatan panen kelapa sawit di area yang bersinggungan dengan jaringan listrik tegangan menengah.(Red)*
Komentar