“Bagi kami di manajemen, May Day bukan hanya peringatan tahunan, melainkan momentum evaluasi sejauh mana kami telah melindungi rekan-rekan pekerja di lapangan. K3 adalah hak dasar setiap pekerja. Di industri perkebunan ini, kepatuhan terhadap prosedur keselamatan adalah kewajiban mutlak dan bukan sekadar opsi tambahan,” ujar Jatmiko. Sabtu (9/5/2026).
Jatmiko menambahkan, capaian puluhan juta jam kerja aman tersebut merupakan indikator dari sistem yang berjalan, namun ia menegaskan bahwa perusahaan tidak menerapkan toleransi terhadap potensi kecelakaan (zero accident target).
"Tantangan di lapangan sangat dinamis karena kami mengelola puluhan ribu pekerja di 12 provinsi dengan tingkat risiko pekerjaan yang beragam, mulai dari proses panen, transportasi alat berat, hingga operasional mesin di pabrik. Prinsip utamanya tidak pernah berubah: pekerja berangkat dalam keadaan sehat, maka harus pulang ke keluarganya dalam keadaan selamat," tegasnya.
Menutup pernyataannya, Jatmiko menekankan bahwa produktivitas dan agenda hilirisasi perusahaan harus berjalan beriringan dengan keamanan ekosistem kerja.
"Berbagai target strategis perusahaan, termasuk menjaga ketahanan pangan dan energi nasional melalui hilirisasi komoditas, hanya bisa dicapai secara optimal jika ekosistem kerja kita aman. Budaya K3 adalah fondasi esensial dari seluruh operasional perusahaan," ucap Jatmiko.
Komentar