Dalam kesempatan yang sama, Dewan Pembina Permata MHT sekaligus Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi, Fauzi Bowo, menyoroti pentingnya menjaga persatuan masyarakat Betawi di tengah dinamika sosial yang berkembang.
Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2007–2012 tersebut, menyatukan masyarakat Betawi saat ini bukan perkara mudah. Namun, upaya tersebut tetap harus dilakukan dengan semangat kebersamaan.
“Sekarang kalau menyatukan orang Betawi supaya bersatu bulat itu susah. Lonjong-lonjong dikit juga enggak masalah, yang penting tetap bersatu,” ujar Fauzi Bowo.
Ia juga menitipkan pesan kepada kepengurusan Permata MHT agar memberikan ruang yang lebih luas bagi kaum perempuan untuk berperan aktif dalam organisasi.
“Saya titip kepada kepengurusan baru Permata MHT supaya kaum ibu-ibu diberi peran dalam organisasi,” katanya.
Selain itu, Fauzi Bowo juga mendorong agar generasi muda Betawi diberikan kesempatan yang lebih besar untuk terlibat dalam berbagai organisasi kemasyarakatan.
“Generasi muda harus diberi peluang. Kalau perlu sedikit dipaksa supaya mau terlibat. Ini juga berlaku untuk semua ormas kebetawian,” ucapnya.
Ia juga menekankan pentingnya pendataan yang lebih aktual mengenai anggota Majelis Kaum Betawi di berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi.
Komentar