“Menjadi tugas penting untuk mengenal budaya, kultur, dan sosial yang berada di Kota Bekasi, untuk pencegahan dini terhadap konflik-konflik yang terjadi di wilayah, juga membantu tugas pemerintah dalam terciptanya hubungan yang harmonis antar sesama anak bangsa,” kata Wawali Harris Bobihoe
Dikatakannya, kota Bekasi merupakan miniatur dari Indonesia beragam agama, suku, budaya dan ras. Ini, karena masyarakat di Bumi Patriot tetap menjaga kerukunan dan persatuan antar umat beragama, terbukti saat ini Kota Bekasi menjadi Kota peringkat ke dua dalam mewujudkan harmonisasi.
"Masyarakat yang heterogen, di Kota ini saling menjaga. Tentunya ini berkat kerjasama semua pihak dan terutama para tokoh,”ucapnya.
Ia berpesan, agar masyarakat di untuk tetap menjaga kerukunan antar umat beragama dan suku. Kemudian juga memahami keberagaman dan perbedaan dalam persatuan untuk Indonesia yang lebih baik.
"DNA dari masyarakat Kota Bekasi ini sudah baik. Jadi kita tetap harus guyub dan juga rukun," pungkasnya.
(*/AZ)
Komentar