Seputarpublik, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperketat pengamanan di kawasan car free day (CFD) atau hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) terutama saat penyelenggaraan Jakarta Marathon setelah munculnya kasus penjambretan di kawasan tersebut.
“Kemarin saya sudah rapatkan soal trantib (ketentraman dan ketertiban). Kami akan mengerahkan kurang lebih 2.400 personel diantaranya dari Dinas Perhubungan yang mengerahkan 1.500,” kata Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono di Jakarta, Kamis.
Heru mengatakan pengetatan keamanan itu bertujuan melindungi masyarakat dan peserta Jakarta Marathon pada Minggu (23/6) dari pelaku tidak kejahatan.
Ia menjelaskan setelah adanya kejadian jambret di kawasan CFD pihaknya berkoordinasi dengan petugas keamanan khusus Satpol PP dan Dishub DKI untuk lebih memperketat pengamanan.
“Satpol PP sudah berkoordinasi sama Dishub (untuk meningkatkan pengamanan),” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional (Dalops) Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub DKI Jakarta Harlem Simanjuntak mengatakan setelah kejadian tersebut, pihaknya akan lebih meningkatkan pengawasan di lapangan.
“Kami akan lebih tingkatkan pengawasan di lapangan bekerja sama dengan tim kerja HBKB,” katanya.
Komentar