Beranda
Seputar Publik / Berita

PKBM Langgeng Ikhlas Depok Luluskan 500 Warga Belajar, Bukti Pendidikan untuk Semua

Selama enam tahun beroperasi di Bojongsari, PKBM Langgeng Ikhlas memberikan layanan pendidikan gratis bagi masyarakat dan telah membantu sekitar 500 warga belajar menyelesaikan pendidikan kesetaraan.
 PKBM Langgeng ikhlas Selama enam tahun beroperasi, lembaga pendidikan nonformal ini telah membantu sekitar 500 warga menyelesaikan pendidikan kesetaraan melalui program belajar gratis yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. PKBM Langgeng ikhlas Selama enam tahun beroperasi, lembaga pendidikan nonformal ini telah membantu sekitar 500 warga menyelesaikan pendidikan kesetaraan melalui program belajar gratis yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.

Seputarpublik.com || DEPOK – Pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara yang dijamin oleh konstitusi. Namun, berbagai faktor seperti keterbatasan ekonomi, usia, kondisi sosial, hingga kendala lainnya masih menjadi penyebab sebagian masyarakat tidak dapat menyelesaikan pendidikan formal.

Di tengah tantangan tersebut, lembaga pendidikan nonformal hadir sebagai solusi untuk memperluas akses pendidikan masyarakat. Salah satunya adalah PKBM Langgeng Ikhlas yang berlokasi di Jalan Bhakti No. 29, Kelurahan Bojongsari Baru, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat.

Didirikan atas kepedulian terhadap tingginya angka putus sekolah, PKBM Langgeng Ikhlas menjadi ruang belajar alternatif bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

Pendiri sekaligus pengelola PKBM Langgeng Ikhlas, Sofa Yunari, mengatakan lembaga yang dipimpinnya lahir dari keprihatinan terhadap masih banyaknya warga yang belum memiliki kesempatan menyelesaikan pendidikan.

"Masih banyak masyarakat yang memiliki semangat belajar, tetapi terkendala biaya, usia maupun berbagai faktor lainnya. Karena itu kami berupaya menghadirkan pendidikan yang terbuka dan dapat diakses oleh semua kalangan," ujar Sofa Yunari saat ditemui di Bojongsari, Depok. pada Selasa, (2/6/2026).

Menurutnya, pendidikan seharusnya menjadi hak yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Atas dasar itulah PKBM Langgeng Ikhlas menyelenggarakan seluruh program pendidikan secara gratis tanpa memungut biaya dari peserta didik.

Program yang tersedia meliputi Paket A setara Sekolah Dasar (SD), Paket B setara Sekolah Menengah Pertama (SMP), Paket C setara Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga berbagai pelatihan keterampilan yang dapat menunjang kemandirian peserta didik.

Seluruh proses pendidikan mulai dari pendaftaran, kegiatan belajar mengajar, penyediaan modul pembelajaran hingga pelaksanaan ujian difasilitasi tanpa biaya.

Meski diselenggarakan secara gratis, kualitas pembelajaran tetap menjadi perhatian utama. PKBM Langgeng Ikhlas menerapkan pendekatan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan keterampilan hidup.

Pembelajaran dikembangkan melalui tiga aspek utama, yakni kognitif (pengetahuan), psikomotorik (keterampilan), dan afektif (sikap). Pendekatan tersebut bertujuan membentuk warga belajar yang memiliki kompetensi akademik sekaligus karakter yang baik dan tanggung jawab sosial.

Suasana belajar di PKBM Langgeng Ikhlas juga mengedepankan nilai kebersamaan. Para tutor dan warga belajar aktif terlibat dalam berbagai kegiatan pendukung pembelajaran sehingga tercipta lingkungan belajar yang partisipatif dan inklusif.

Di balik keterbatasan sarana dan fasilitas, semangat pengabdian para pengelola dan tenaga pendidik terus terjaga. Sejak mulai beroperasi pada tahun 2020 hingga 2026, PKBM Langgeng Ikhlas tercatat telah meluluskan sekitar 500 warga belajar dari berbagai latar belakang usia dan profesi.

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator bahwa pendidikan nonformal memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia serta memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat.

"Kami berharap PKBM Langgeng Ikhlas dapat terus menjadi ruang belajar yang bermanfaat bagi masyarakat dan membantu lebih banyak warga meraih pendidikan yang layak," kata Sofa Yunari.

Perjalanan enam tahun lembaga ini tentu tidak lepas dari berbagai tantangan operasional. Namun semangat untuk menghadirkan pendidikan yang inklusif, terbuka, dan mudah diakses tetap menjadi landasan utama dalam menjalankan program-program pendidikan yang tersedia.

Bagi ratusan warga belajar yang telah merasakan manfaatnya, PKBM Langgeng Ikhlas bukan sekadar tempat menimba ilmu. Lembaga ini telah menjadi jembatan harapan yang membantu mereka melanjutkan pendidikan, meningkatkan kompetensi diri, dan membuka peluang masa depan yang lebih baik.(Red)*

CAPTION COVER FOTO BERITA:


Pendiri PKBM Langgeng Ikhlas, Sofa Yunari, bersama warga belajar di Bojongsari, Kota Depok. Selama enam tahun beroperasi, lembaga pendidikan nonformal ini telah membantu sekitar 500 warga menyelesaikan pendidikan kesetaraan melalui program belajar gratis yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.