“Kita bangun pola kerja sama yang semakin responsif, terbuka dan saling mendukung sehingga kebutuhan darah bagi pasien dapat dilayani dengan sebaik-baiknya,” katanya.
• Kedua, meningkatkan mutu pelayanan BDRS. Beky berharap seluruh BDRS konsisten memberikan pelayanan darah yang aman dan berkualitas dengan mengutamakan keselamatan pasien.
Dia juga meminta penghargaan yang diterima rumah sakit tidak dijadikan sebagai tujuan akhir. Sebaliknya, penghargaan harus menjadi motivasi untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan standar pelayanan.
• Ketiga, memperkuat gerakan donor darah rutin di lingkungan rumah sakit.
Beky mengajak rumah sakit menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan melalui kegiatan donor darah secara rutin. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat sekaligus mendukung ketersediaan stok darah PMI.
“Untuk pelaksanaan kegiatan donor darah di rumah sakit, PMI Provinsi DKI Jakarta tentu akan memberikan perhatian dan memprioritaskan penjadwalan sesuai dengan kebutuhan dan koordinasi bersama,” tutur Beky.
Dinkes DKI Apresiasi Peran PMI dan BDRS
Komentar