“Sepak takraw bukan hanya olahraga prestasi, tetapi juga sarana membangun disiplin, kerja sama, sportivitas, dan semangat juang sejak usia dini. Kami berharap anak-anak semakin mencintai olahraga dan mampu mengembangkan bakatnya di bidang sepak takraw,” ujar Diding Wahyudin.
Ia juga mengajak para guru untuk ikut berperan aktif mendukung pembinaan olahraga di lingkungan sekolah agar lahir bibit-bibit atlet potensial dari Jakarta Barat.
Kegiatan sosialisasi diisi dengan pemaparan mengenai sejarah dan aturan permainan sepak takraw, pengenalan teknik dasar, hingga praktik langsung bersama peserta.
Suasana acara semakin meriah dengan penampilan atlet-atlet Pelatnas Sepak Takraw DKI Jakarta yang memperagakan berbagai teknik dan atraksi permainan sepak takraw.
Penampilan para atlet tersebut mendapat antusiasme tinggi dari siswa dan guru yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Melalui sosialisasi ini, PSTI Jakarta Barat berharap olahraga sepak takraw semakin dikenal luas di kalangan pelajar dan mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi dari tingkat sekolah dasar.(Red)*
Komentar