Seputar Publik / Berita

PTPN I Pilih Dialog Damai di Tananahu, Komitmen Jaga Kondusivitas dan Dukung Program Strategis Nasional

PTPN I Regional 8 bersama Pemerintah Negeri dan Otoritas Adat Tananahu sepakat mengedepankan musyawarah serta solusi damai menyikapi dinamika pengelolaan lahan di Maluku Tengah.
PTPN I Regional 8 menegaskan komitmen mengedepankan dialog, pendekatan humanis, dan kolaborasi dengan pemerintah serta tokoh adat untuk menjaga kondusivitas di Tananahu, Maluku Tengah. PTPN I Regional 8 menegaskan komitmen mengedepankan dialog, pendekatan humanis, dan kolaborasi dengan pemerintah serta tokoh adat untuk menjaga kondusivitas di Tananahu, Maluku Tengah.

Benturan terjadi saat tim operasional menjalankan aktivitas berkala di area kerja perusahaan yang menjadi bagian dari persiapan program hilirisasi komoditas kelapa dan pala. Perbedaan persepsi terkait pengelolaan lahan memicu kesalahpahaman yang berujung pada gangguan keamanan di lapangan.

Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN I Regional 8, Hamsah, menyampaikan keprihatinannya atas insiden yang terjadi.

> "Kami sangat menyayangkan dinamika ini berujung pada tindakan kekerasan. Salah satu rekan kami, Asisten Kepala Kebun Awaya, Saudara Chisberth F. Belseran, mengalami luka di bagian kening dan telah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Sahulau," ujar Hamsah.

Menurutnya, penanganan aspek keamanan dan proses hukum sepenuhnya diserahkan kepada aparat berwenang. Meski demikian, perusahaan tetap membuka ruang komunikasi dan dialog dengan seluruh pihak terkait.

Sementara itu, Camat Teluk Elpaputih, Agnes Jeane Manuhutu, mengimbau masyarakat di wilayah Negeri Liang, Sahulau, Tananahu, hingga Waraka untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Menurut Agnes, pengembangan program hilirisasi di kawasan tersebut memiliki potensi memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.

Tulis Komentar

Komentar