Seputarpublim.com || JAKARTA, — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah fenomena El Niño dan kemarau panjang mendorong PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo memperkuat langkah pencegahan di wilayah operasionalnya. Perusahaan mengoptimalkan sistem deteksi dini, menyiagakan personel dan peralatan, serta memperluas bantuan bagi masyarakat yang terdampak kekeringan dan kabut asap.
Komitmen tersebut dijalankan melalui kebijakan zero burning atau tanpa pembakaran, yang menjadi pedoman operasional perusahaan. Upaya ini diperkuat dengan teknologi pemantauan terintegrasi dan kesiapsiagaan personel di lapangan untuk menekan risiko kebakaran serta mempercepat penanganan apabila ditemukan indikasi titik api.
Berdasarkan data yang disampaikan perusahaan, langkah antisipasi ditingkatkan, terutama di Regional 3 Riau dan Regional 5 Kalimantan, yang disebut menghadapi dampak kabut asap cukup signifikan.
Di kedua wilayah tersebut, PTPN IV PalmCo menyiagakan 594 unit perlengkapan individu, 48 unit perlengkapan regu, dan 155 unit peralatan tangan. Kesiapan operasional juga didukung 80 unit pompa air beserta kelengkapannya, 80 unit sarana komunikasi dan transportasi, serta 41 unit infrastruktur deteksi dini cuaca.
EWS Karhutla Terintegrasi dengan GeoPalm Dashboard
Komentar