Upacara Tawur Agung Kesanga tersebut diikuti oleh para pejabat OPD, desa adat yang ada di seluruh Kota Denpasar, dan masyarakat yang berada di lingkungan sekitar persimpangan Patung Catur Muka.
Cokorda Putra menuturkan alasan upacara tersebut diadakan di Catur Muka karena sesuai dengan konsep kitab suci umat Hindu.
“Sebelumnya memang dilakukan di Lapangan Puputan Badung, kami mempertimbangkan secara konsep sastra kitab suci, Catur Muka sebagai Catus Pata itu tempat yang paling tepat bagi kita untuk menyelenggarakan upacara tawur tersebut,” katanya.
Dengan akan datangnya hari suci Nyepi ini, Cokorda Putra berharap agar umat Hindu melakukan kegiatan yang positif dengan meningkatkan kualitas diri.
“Kegiatan nyepi ini bersamaan dengan awal Ramadhan umat Muslim jadi tujuan kami mungkin sejalan, kita berharap dengan adanya perayaan ini umat menjadi semakin sadar untuk melakukan kegiatan yang lebih positif dengan cara meningkatkan kualitas kemuliaan bagi dirinya masing-masing,” katanya.
Sementara itu, Pande Wiguna salah seorang warga Kota Denpasar yang mengikuti Upacara Tawur Agung Kesanga mengungkapkan rasa semangat karena hari suci Nyepi merupakan momen penting bagi umat Hindu.
“Saya semangat ikut upacara tawur ini meskipun panas-panasan soalnya ini hari yang sangat penting bagi saya, jadi tidak masalah,” tutur Pande Wiguna.
Seputar Publik / Nusantara
Sehari Jelang Nyepi Umat Hindu Kota Denpasar Gelar Upacara Tawur Kesanga di Catur Muka
Umat Hindu membawakan tari rejang dewa saat upacara Tawur Agung Kesanga di kawasan Patung Catur Muka, Denpasar, Bali, Selasa (21/3/2023)
Tulis Komentar
Berita Terkait
Baca Juga
Lainnya
Usai Dengar Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Pemkot dan DPRD Kota Serang Siap Sinergikan Program Daerah dengan Visi Nasional.
GEMAPATAS Akan Dicanangkan Serentak di 23 Kabupaten/Kota, Kepala Biro Humas dan Protokol, Dipimpin Langsung oleh Menteri Nusron.
Gedung Disperkimtam Kota Bekasi Didemo AMBK Soal Dugaan Korupsi Proyek SMPN 59 Bantargebang
Mendagri Tito Harap TP PKK Provinsi Papua Optimalkan Kinerja dan Lakukan Perubahan
Sri Astuti Terpilih Aklamasi sebagai Ketua DPC Peradi SAI Jakarta Utara Periode 2026–2030
Tata Kelola Kepemerintahan Bersih Masih Jauh dari Harapan
Webinar DPR RI dan Komdigi: Strategi Komunikasi Publik Jadi Kunci Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Komentar