Seputar Publik / Olahraga

Sekjen ISTAF Serahkan Sertifikat Tuan Rumah Piala Dunia Sepak Takraw kepada Ketua Umum PB PSTI Haji Suranto

PB PSTI mempersiapkan Jakarta sebagai lokasi Piala Dunia Sepak Takraw dengan target kehadiran 500 atlet, pelatih, dan manajer dari berbagai negara, didukung puluhan tenaga teknis internasional.
Sekjen ISTAF Datuk Abdul Halim Bin Kader bersama Ketua Umum PB PSTI Haji Suranto, Sekjen PB PSTI Prof. Nakhrowi,  dalam agenda penyerahan hak tuan rumah ISTAF Sepaktakraw World Cup di Jakarta. Penetapan ini menjadi langkah awal bagi Indonesia untuk mempersiapkan kejuaraan dunia sepak takraw yang diproyeksikan melibatkan ratusan atlet dan ofisial dari berbagai negara. Sekjen ISTAF Datuk Abdul Halim Bin Kader bersama Ketua Umum PB PSTI Haji Suranto, Sekjen PB PSTI Prof. Nakhrowi, dalam agenda penyerahan hak tuan rumah ISTAF Sepaktakraw World Cup di Jakarta. Penetapan ini menjadi langkah awal bagi Indonesia untuk mempersiapkan kejuaraan dunia sepak takraw yang diproyeksikan melibatkan ratusan atlet dan ofisial dari berbagai negara.

“Penyerahan hak tuan rumah ini diharapkan dapat mempercepat persiapan Indonesia dalam menyelenggarakan ISTAF Sepaktakraw World Cup. Koordinasi dengan pemerintah, PB PSTI, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan bagian penting untuk memastikan seluruh persiapan berjalan secara optimal.” tegasnya.

Ia juga berharap PB PSTI segera menyampaikan rencana penyelenggaraan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), sehingga kebutuhan dukungan pemerintah dapat dikoordinasikan secara terarah, baik untuk pelaksanaan kejuaraan maupun persiapan atlet.

Targetkan 500 Atlet dan Puluhan Ofisial Teknik Internasional

ISTAF memperkirakan kejuaraan dunia di Jakarta akan melibatkan sedikitnya 500 atlet, pelatih, dan manajer dari berbagai negara.

Selain peserta dan tim pendamping, penyelenggaraan juga diproyeksikan melibatkan hampir 80 personel teknis internasional serta ofisial teknis nasional dari Indonesia.

Jumlah peserta dan tenaga teknis tersebut membutuhkan persiapan menyeluruh, mulai dari koordinasi antarlembaga, kesiapan arena pertandingan, hingga pemenuhan kebutuhan teknis dan operasional kejuaraan.

Tulis Komentar

Komentar