Seputar Publik / Olahraga

Sekjen ISTAF Serahkan Sertifikat Tuan Rumah Piala Dunia Sepak Takraw kepada Ketua Umum PB PSTI Haji Suranto

PB PSTI mempersiapkan Jakarta sebagai lokasi Piala Dunia Sepak Takraw dengan target kehadiran 500 atlet, pelatih, dan manajer dari berbagai negara, didukung puluhan tenaga teknis internasional.
Sekjen ISTAF Datuk Abdul Halim Bin Kader bersama Ketua Umum PB PSTI Haji Suranto, Sekjen PB PSTI Prof. Nakhrowi,  dalam agenda penyerahan hak tuan rumah ISTAF Sepaktakraw World Cup di Jakarta. Penetapan ini menjadi langkah awal bagi Indonesia untuk mempersiapkan kejuaraan dunia sepak takraw yang diproyeksikan melibatkan ratusan atlet dan ofisial dari berbagai negara. Sekjen ISTAF Datuk Abdul Halim Bin Kader bersama Ketua Umum PB PSTI Haji Suranto, Sekjen PB PSTI Prof. Nakhrowi, dalam agenda penyerahan hak tuan rumah ISTAF Sepaktakraw World Cup di Jakarta. Penetapan ini menjadi langkah awal bagi Indonesia untuk mempersiapkan kejuaraan dunia sepak takraw yang diproyeksikan melibatkan ratusan atlet dan ofisial dari berbagai negara.

ISTAF juga berharap dokumen penetapan tuan rumah dapat disampaikan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

Koordinasi dengan kedua lembaga tersebut diharapkan dapat mendukung persiapan kontingen Indonesia, termasuk pembahasan kebutuhan anggaran latihan bagi atlet yang akan bertanding.

PB PSTI Siapkan 36 Atlet Indonesia

Dalam pemaparan pada agenda tersebut, disampaikan bahwa Indonesia telah menyepakati rencana pengiriman 36 atlet untuk mengikuti kejuaraan.

Jumlah itu terdiri atas 18 atlet putra dan 18 atlet putri. Komposisi tersebut menjadi bagian dari rencana persiapan kontingen Indonesia untuk menghadapi persaingan dengan peserta dari negara lain.

Selain atlet, tim Indonesia direncanakan didampingi empat ofisial sesuai ketentuan yang disebut telah disepakati. Komposisi pendamping tersebut mencakup satu manajer, dua pelatih, serta satu tenaga pendukung yang dapat berasal dari unsur dokter, terapis, atau psikolog.

Tulis Komentar

Komentar