Seputar Publik / Berita

Sekjen Kemendagri Minta Pemda Kendalikan Harga Cabai Merah, 242 Daerah Alami Kenaikan

Tomsi Tohir dorong pemerintah daerah segera ambil langkah konkret menekan lonjakan harga cabai merah, sembari memastikan stabilitas harga pangan dan distribusi beras tetap terjaga.
Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah pengendalian menyusul kenaikan harga cabai merah di 242 daerah pada awal Mei 2026. Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah pengendalian menyusul kenaikan harga cabai merah di 242 daerah pada awal Mei 2026.

Seputarpublik.com | JAKARTA — Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir, meminta seluruh pemerintah daerah yang mengalami kenaikan harga cabai merah untuk segera mengambil langkah pengendalian guna menjaga stabilitas harga pangan dan melindungi daya beli masyarakat.

Berdasarkan data Kemendagri per 11 Mei 2026, tercatat sebanyak 242 daerah mengalami kenaikan harga cabai merah pada pekan pertama Mei.

Hal tersebut disampaikan Tomsi dalam agenda Peluncuran Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kemendagri, Jakarta, Senin (11/5/2026).

“Pemerintah daerah boleh memilih strategi masing-masing, termasuk bekerja sama dengan Kementerian Pertanian untuk mendukung penanaman cabai. Namun yang terpenting, jangan sampai harga cabai terus naik dan membebani masyarakat,” ujar Tomsi.

Menurutnya, berdasarkan data Kementerian Pertanian (Kementan), masih terdapat sejumlah daerah yang belum menjalin kerja sama dalam program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) khusus peningkatan produksi cabai merah. Bahkan, beberapa daerah disebut belum mengalokasikan kawasan pertanian untuk mendukung program tersebut.

Tulis Komentar

Komentar