> “Setiap wilayah memiliki kebutuhan yang berbeda. Karena itu, kami berusaha melihat apa yang memang diperlukan masyarakat dan kemudian menyesuaikannya dengan kemampuan serta program yang dimiliki perusahaan. Harapannya, bantuan tersebut benar-benar memberikan manfaat,” ujar Ridho.
Menurut Ridho, program TJSL merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menjalankan kegiatan usaha. Hal tersebut dinilai penting mengingat aktivitas perkebunan berlangsung berdampingan dengan kehidupan masyarakat di sekitarnya.
Ia menambahkan, kebermanfaatan program tidak semata-mata diukur dari besaran nilai bantuan yang disalurkan. Penggunaan bantuan serta dampaknya bagi penerima manfaat juga menjadi perhatian.
> “Yang kami jaga adalah agar kontribusi perusahaan tetap memiliki manfaat yang nyata. Bukan semata soal berapa nilai bantuannya, tetapi bagaimana bantuan itu bisa digunakan dan dirasakan masyarakat,” katanya.
Tidak Hanya Fasilitas Ibadah
Program TJSL Kebun Sosa tidak terpusat pada satu sektor. Selain mendukung fasilitas ibadah, bantuan juga mencakup bidang pendidikan, lingkungan, ketahanan pangan, serta kebutuhan yang berkaitan dengan pelayanan publik.
Komentar