> “Kalau Betawi rukun dan bersatu, insyaallah kaum lain akan hormat. Persatuan inilah yang harus kita jaga sampai kapan pun,” ujarnya.
Silaturahmi ini juga bertepatan dengan momentum kelahiran pahlawan nasional Betawi, Mohammad Husni Thamrin, yang menjadi simbol perjuangan dan keteladanan kaum Betawi.
Komitmen Pemprov DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk terus menjaga dan mengembangkan budaya Betawi sebagai ruh dan identitas utama Jakarta.
> “Betawi harus menjadi tuan rumah di rumahnya sendiri. Jika Betawi bersatu, budayanya kuat, dan ekonominya berdaya, Jakarta akan memiliki identitas yang kokoh,” ujarnya.
Sejumlah tokoh Betawi dan pejabat turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya KH. Marullah Matali, Riano P Ahmad, Uus Kuswanto, Dailami Firdaus, Arifin, Nachrowi Ramli, Ibnu Chuldun, Sylviana Murni, Beky Mardani, M. Ihsan, serta tokoh ulama dan masyarakat Betawi lainnya.
Silaturahmi Akbar MKB 2026 diharapkan menjadi mata rantai penting dalam perjalanan persatuan Kaum Betawi serta penguatan peran adat dalam pembangunan Jakarta ke depan. {Hel}*
Komentar