"Dengan kolaborasi ini, kami berharap siswa semakin disiplin, tangkas, dan berkarakter kuat,” tambahnya.
Antisipasi Tawuran dan Bentuk Karakter
Mewakili Kepala Biro Dikmental DKI Jakarta, H. Mukhlis menyebut kegiatan ini bermanfaat sebagai ruang silaturahmi antar sekolah sekaligus langkah preventif terhadap tawuran pelajar.
"Dengan saling mengenal, diharapkan hubungan baik antar sekolah terjalin. Ini bagian dari upaya meminimalisir tawuran dan perilaku destruktif yang belakangan sering terjadi,” jelasnya.
Mukhlis menekankan pentingnya transformasi perilaku generasi muda dari yang destruktif menjadi produktif.
“Kami berharap kebersamaan dua hari satu malam ini memberi bekas (atsar) positif, sehingga para peserta bisa menjadi teladan dan agen perubahan kebaikan di sekolah masing-masing,” pungkasnya.
Apresiasi Dinas Pendidikan
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, melalui Sekretaris Dinas, Taga Rajaga, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Kami menyambut baik Millenial Quranic Super Camp sebagai bukti nyata pembinaan generasi muda agar cerdas secara intelektual dan religius, sekaligus berkarakter mandiri serta bertanggung jawab,” ucapnya.
Taga berharap jumlah peserta terus bertambah agar manfaat kegiatan semakin luas.
“Kalau tahun ini baru 100 peserta, ke depan semoga bisa lebih banyak lagi sehingga semakin banyak generasi muda yang memahami, mendalami, dan mengaktualisasikan nilai-nilai Al-Qur’an. Kami juga menyarankan agar tahun berikutnya siswa SMA/SMK dari Kepulauan Seribu turut diikutsertakan, sehingga mereka juga mendapatkan pengalaman berharga dari kegiatan ini,” tutupnya.
(hel)
Komentar