Seputarpublik.com || JAKARTA, — Siruaya Utamawan, S.E., M.M., CACP., AAAK., terpilih sebagai Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan (FSP KEP) KSPI untuk masa bakti 2026–2031. Penetapan tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam Musyawarah Nasional (Munas) VII FSP KEP yang berlangsung di Menara Peninsula Hotel, Jakarta Barat, pada 25–27 Oktober 2026.
Munas VII diikuti peserta dari berbagai tingkatan organisasi, mulai dari pengurus serikat pekerja tingkat unit kerja, pimpinan cabang, hingga pimpinan daerah. Kehadiran para delegasi mencerminkan keterlibatan unsur organisasi dalam menentukan arah kepemimpinan dan perjuangan FSP KEP untuk lima tahun mendatang.
Sejumlah tokoh dan tamu kehormatan turut menghadiri kegiatan tersebut. Di antaranya Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Prof. Ir. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D.; Kepala Desk Ketenagakerjaan Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia Brigjen Pol. Mohammad Irhamni, S.I.K., M.H., M.Han.; Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Ir. H. Said Iqbal, S.E., M.E.; Sekretaris Jenderal KSPI Ramidi; serta ketua umum sejumlah federasi serikat pekerja yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).
Said Iqbal Apresiasi Pelaksanaan Munas VII
Dalam sambutannya, Said Iqbal mengapresiasi pelaksanaan Munas VII FSP KEP yang menurutnya berlangsung secara demokratis dan mengedepankan semangat persatuan.
“FSP KEP adalah salah satu pilar penting dalam pergerakan buruh nasional. Pemilihan hari ini adalah awal dari langkah besar untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan yang semakin kompleks,” ungkapnya.
Siruaya Utamawan Tegaskan Komitmen Perjuangan Pekerja
Dalam pidato pertamanya setelah ditetapkan sebagai Ketua Umum, Siruaya Utamawan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Ia menegaskan bahwa amanah kepemimpinan tersebut bukan merupakan kemenangan pribadi, melainkan tanggung jawab bersama seluruh anggota organisasi dalam memperjuangkan kepentingan pekerja.
“Ini bukan kemenangan pribadi, melainkan kemenangan kita semua—para pekerja yang berjuang bersama. Amanah ini saya terima dengan rendah hati dan penuh tanggung jawab. Lima tahun ke depan, kita akan memperkuat kebersamaan, meningkatkan perlindungan hukum bagi setiap anggota, memperjuangkan upah yang layak, serta menjadikan FSP KEP sebagai organisasi yang semakin mandiri, tangguh, dan berpengaruh,” ujar Siruaya di hadapan ratusan peserta Munas VII FSP KEP.
Siruaya, yang berasal dari Tanggamus, Lampung, menyampaikan sejumlah fokus perjuangan untuk periode kepemimpinannya, antara lain memperkuat kebersamaan organisasi, meningkatkan perlindungan hukum bagi anggota, serta memperjuangkan kesejahteraan dan upah yang layak bagi pekerja.
Siapkan Penguatan Organisasi Lima Tahun ke Depan
Munas VII FSP KEP ditutup dengan harapan dan komitmen baru bagi perjalanan organisasi. Di bawah kepemimpinan Siruaya Utamawan untuk periode 2026–2031, seluruh jajaran diharapkan dapat memperkuat persatuan dan menjalankan agenda perjuangan demi terwujudnya pekerja Indonesia yang sejahtera, adil, dan bermartabat.
Selain menjabat sebagai Ketua Umum FSP KEP KSPI, Siruaya Utamawan juga tercatat sebagai Ketua Harian Media Online Indonesia (MOI) dan Wakil Presiden Lumbung Informasi Rakyat (LIRA).
Kepemimpinan baru ini diharapkan menjadi momentum penguatan peran FSP KEP dalam memperjuangkan aspirasi pekerja, khususnya di sektor kimia, energi, dan pertambangan, melalui kerja organisasi yang terarah dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.(Redaksi.)*