Seputarpublik.com, JAKARTA -- Polda Metro Jaya angkat bicara terkait peristiwa viral yang melibatkan aparat TNI dan Polri yang sempat mencurigai serta mengamankan seorang pedagang es kue tradisional (jadul) di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Kejadian tersebut menuai perhatian luas masyarakat setelah beredar di media sosial.
Pedagang itu sebelumnya diduga menggunakan bahan yang dinilai tidak wajar, sehingga memicu tindakan aparat di lapangan. Menanggapi polemik yang berkembang, Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat serta menegaskan bahwa langkah yang diambil personel bertujuan untuk edukasi sekaligus memastikan keamanan pangan.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan pihaknya memahami respons publik yang muncul atas kejadian tersebut.
> “Kami dari Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf apabila tindakan personel kami menimbulkan persepsi yang kurang baik atau dinilai kurang tepat. Tujuan utama saat itu adalah memberikan edukasi,” ujar Budi Hermanto kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Komentar