“Melalui tema ‘Flowing Heritage, Growing Courage’, kita ingin menegaskan bahwa warisan budaya harus terus mengalir dari generasi ke generasi sebagai sumber inspirasi untuk menumbuhkan keberanian dalam berinovasi, berkolaborasi, dan menghadapi tantangan masa depan,” ujar Sachrudin.
Kemeriahan pembukaan semakin terasa dengan hadirnya berbagai pertunjukan seni dan atraksi yang menjadi bagian dari Opening Art. Salah satu yang menjadi perhatian masyarakat adalah Flying Jet Dance yang ditampilkan di kawasan Sungai Cisadane.
Atraksi tersebut diperkirakan menjadi salah satu daya tarik utama bagi pengunjung karena berlangsung di tengah kawasan sungai dan memberikan pengalaman visual yang berbeda bagi masyarakat yang menyaksikan secara langsung.
Selain Flying Jet Dance, rangkaian pembukaan Festival Cisadane 2026 juga diramaikan pertunjukan tari, liong, dan sirkus api. Agenda pembukaan kemudian dilanjutkan dengan berbagai rangkaian acara hiburan dan pertunjukan lainnya.
Dukungan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia
Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenpar, Raden Wisnu Sindhutrisno, menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi Kota Tangerang dalam mengemas warisan budaya menjadi daya tarik wisata modern.
Komentar