Seputar Publik / Berita

1.359 Warga Binaan Lapas Warungkiara Dibina, dari Pelatihan Keterampilan hingga Tantangan Hunian Padat

Program pembinaan di Lapas Kelas IIA Warungkiara mencakup kerajinan, pertanian, perbengkelan, pendidikan, dan kegiatan keagamaan. Di sisi lain, jumlah penghuni mencapai 1.359 orang, jauh melampaui kapasitas 618 orang.
Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, menjalankan pembinaan kemandirian dan kepribadian bagi 1.359 warga binaan. Beragam program keterampilan terus dilaksanakan di tengah tantangan kapasitas hunian yang tercatat mencapai lebih dari dua kali lipat daya tampung. Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, menjalankan pembinaan kemandirian dan kepribadian bagi 1.359 warga binaan. Beragam program keterampilan terus dilaksanakan di tengah tantangan kapasitas hunian yang tercatat mencapai lebih dari dua kali lipat daya tampung.

Keseharian Warga Binaan Terjadwal

Aktivitas harian warga binaan berlangsung berdasarkan jadwal yang telah ditentukan. Sekitar pukul 06.30 WIB, petugas membangunkan penghuni, kemudian melaksanakan apel dan penghitungan jumlah warga binaan di kamar.

Setelah makan pagi, kegiatan pembinaan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Warga binaan mengikuti program kemandirian maupun kepribadian sesuai agenda yang tersedia.

Sekitar pukul 16.00 WIB, warga binaan kembali ke kamar. Kegiatan olahraga bersama juga dijadwalkan setiap Sabtu sesuai pengaturan lapas.

Rutinitas tersebut menjadi bagian dari pengelolaan kehidupan di dalam lapas sekaligus mendukung pelaksanaan pembinaan secara teratur.

Jumlah Penghuni Melampaui Kapasitas Lapas

Di tengah pelaksanaan berbagai program pembinaan, Lapas Kelas IIA Warungkiara menghadapi tantangan kepadatan hunian.

Berdasarkan data yang dihimpun dalam bahan rilis, jumlah warga binaan mencapai 1.359 orang, sedangkan kapasitas lapas tercatat sebanyak 618 orang. Dengan demikian, jumlah penghuni melampaui kapasitas sebanyak 741 orang.

Tulis Komentar

Komentar