Menurut Pramono, tingginya jumlah karya yang berpartisipasi menunjukkan besarnya perhatian media terhadap berbagai persoalan dan perkembangan yang terjadi di Jakarta.
Ia menegaskan, pemerintah membutuhkan pers sebagai mitra kritis, khususnya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara akurat dan proporsional.
Pramono juga menilai pemberitaan mengenai Jakarta idealnya disampaikan berdasarkan fakta dan kondisi yang sebenarnya. Menurutnya, informasi yang disampaikan secara berlebihan maupun dikurangi dapat membuat masyarakat memperoleh gambaran yang tidak utuh.
“Menurut saya apa adanya. Enggak perlu yang terlalu dilebih-lebihkan atau dikurang-kurangi,” kata Pramono.
Ia mengaku cenderung tidak ingin pemerintah terlalu banyak melakukan ekspos terhadap suatu capaian apabila kondisi di lapangan belum sepenuhnya sesuai dengan informasi yang disampaikan.
Bagi Pramono, karya jurnalistik yang berpegang pada fakta, data, kode etik, dan tanggung jawab kepada publik memiliki peran penting dalam mengawal jalannya pemerintahan.
Komentar