Seputarpublik.com || JAKARTA — PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk memastikan festival musik elektronik internasional “Scream or Dance 2026” tidak jadi digelar di kawasan Taman Impian Jaya Ancol. Keputusan tersebut diambil setelah manajemen Ancol melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak promotor, sekaligus mempertimbangkan aspirasi publik dan hasil evaluasi terhadap rencana penyelenggaraan acara.
Ancol menyampaikan, keputusan tersebut merupakan hasil kesepahaman bersama dengan promotor setelah kedua pihak melakukan komunikasi secara terbuka.
Festival “Scream or Dance 2026” sebelumnya dikenal sebagai salah satu acara musik elektronik internasional yang menempati peringkat ke-71 dunia.
Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Syahmudrian Lubis mengatakan, kesepahaman tersebut tercapai melalui proses dialog yang dilakukan dengan mengedepankan keterbukaan dan saling menghormati.
“Kami mengapresiasi keterbukaan, profesionalisme, dan itikad baik pihak promotor dalam proses komunikasi bersama. Kesepahaman ini merupakan hasil dialog yang saling menghormati dan mempertimbangkan berbagai aspek,” ujar Syahmudrian.
Komentar