“Mitigasi Karhutla harus dilakukan jauh sebelum api muncul. Karena itu, sistem monitoring, kesiapan personel, patroli, serta sarana pendukung kami persiapkan sejak awal agar ketika terdapat indikasi hotspot, tim dapat segera melakukan verifikasi dan mengambil langkah yang diperlukan,” ujar Jatmiko di Jakarta.
Menurut Jatmiko, kebijakan Zero Burning merupakan bagian dari komitmen PTPN IV dalam menjalankan praktik perkebunan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
“Bagi PalmCo, pencegahan kebakaran bukan hanya terkait perlindungan terhadap aset perusahaan. Yang jauh lebih penting adalah perlindungan terhadap masyarakat, lingkungan, dan ekosistem di sekitar perkebunan. Karena itu, pendekatan kami selalu menempatkan pencegahan sebagai prioritas utama,” katanya.
Perkuat Personel dan Kesiapan Lapangan
Penguatan sistem pencegahan juga dilakukan melalui peningkatan kapasitas personel.
Di Kalimantan Barat, PTPN IV melalui Regional V telah melaksanakan Bimbingan Teknis Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Bimtek Dalkarhutla) bagi personel yang terlibat dalam penanganan Karhutla.
Komentar