Dalam refleksi yang disampaikan pada kegiatan tersebut, Suyoto dari United in Diversity Foundation menekankan bahwa kedamaian bukan hanya tujuan yang hendak dicapai, tetapi hubungan yang perlu dirawat secara aktif dalam kehidupan sehari-hari.
«“Kedamaian bukanlah sekadar tujuan akhir yang dicapai melalui teori, melainkan sebuah hubungan yang harus kita rawat secara aktif setiap hari,” ujar Suyoto.»
Ia menyampaikan bahwa di tengah berbagai tantangan global, Indonesia terus mencatatkan perkembangan pada sejumlah indikator pembangunan manusia dan kerukunan umat beragama.
Melalui THK Universal Reflection Forum, Yayasan United in Diversity membawa semangat Tri Hita Karana yang dipandang memiliki nilai universal dan dapat ditemukan dalam berbagai ajaran agama serta tradisi di Indonesia.
Pentingnya kepemimpinan moral di tengah perubahan global juga menjadi salah satu pesan yang disampaikan jajaran Kementerian Agama.
Prof. Dr. M. Arskal Salim, GP., M.Ag., Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, yang hadir mewakili Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. K.H. Nazaruddin Umar, M.A., mengajak generasi muda dan masyarakat untuk memulai upaya menjaga kedamaian dari lingkungan terdekat.
Komentar