“Upaya ini juga akan dilakukan secara berkelanjutan agar semakin terbuka peluang kerja sama, baik di tingkat lokal maupun internasional,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Gubernur Pramono menyampaikan terima kasih kepada keluarga almarhum Benyamin Sueb yang telah mengizinkan nama Benyamin S. digunakan pada penghargaan ini.
“Kami berterima kasih telah diizinkan menggunakan nama Benyamin Sueb untuk penghargaan bagi 267 kelurahan yang sedang berkompetisi. Nanti, bagi pemenangnya, saya akan berikan kesempatan untuk melihat kota terbesar di dunia guna membuka wawasan baru, bahwa kota besar di dunia sekarang ini tidak hanya sekotak kecil,” terangnya.
Gubernur Pramono berharap, penyelenggaraan Benyamin S. Award dapat mendorong lebih banyak kelurahan percontohan bertaraf internasional. Dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global, penting untuk dapat meningkatkan kepercayaan dan partisipasi warga terhadap pemerintah daerah. Kelurahan merupakan ujung tombak dari pemerintahan daerah.
“Karena itu, pada 2027, saat Jakarta berusia 500 tahun, kita akan adakan Benyamin S. Award tingkat ASEAN. Jakarta mampu mengadakannya karena sedang bertransformasi menjadi kota global. Maka, kita harus bersaing di dunia global, tidak lagi hanya di urusan lokal,” tegasnya.
Komentar