Seputar Publik / Berita

FWK Desak Prabowo Evaluasi Total Program MBG Setelah Kasus Dugaan Korupsi di Badan Gizi Nasional

Forum Wartawan Kebangsaan menilai pembenahan menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis diperlukan untuk memperkuat tata kelola, transparansi, dan pengawasan pasca terungkapnya kasus dugaan korupsi yang menyeret sejumlah mantan pejabat BGN.
Kasus dugaan korupsi di Badan Gizi Nasional memicu desakan evaluasi menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis agar tetap tepat sasaran, transparan, dan sesuai tujuan awal pemerintah. Kasus dugaan korupsi di Badan Gizi Nasional memicu desakan evaluasi menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis agar tetap tepat sasaran, transparan, dan sesuai tujuan awal pemerintah.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Syarief Sulaeman Nahdi, menyampaikan bahwa para tersangka diduga menyalahgunakan kewenangan dalam proses penunjukan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjalankan program tersebut.

Menurut Kejaksaan Agung, yayasan yang seharusnya dipilih melalui mekanisme transparan diduga dimanfaatkan sebagai sarana tindak pidana korupsi dan memiliki keterkaitan dengan sejumlah pejabat maupun pegawai BGN.

Mantan Wakil Ketua Dewan Pers, Hendry Ch Bangun, menilai kasus tersebut harus menjadi titik evaluasi bagi pemerintah dalam menentukan arah pelaksanaan Program MBG ke depan.

"Kalau mau diteruskan, ini harus menjadi titik balik agar program MBG berjalan sesuai tujuannya, bukan seperti selama ini yang banyak masalah," katanya.

Menurut Hendry, pembenahan harus dimulai dari penempatan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan integritas agar program tidak kembali menghadapi persoalan serupa.

Sementara itu, wartawan senior AR Loebis menilai pergantian Kepala BGN dari Dadan Hindayana kepada Naniek S. Deyang merupakan langkah yang patut diapresiasi. Namun, ia menegaskan bahwa pergantian pimpinan harus diikuti dengan perbaikan nyata dalam implementasi program.

"Ini apresiasi sekaligus ujian bagi Naniek S. Deyang. Dia harus fokus dan memastikan program MBG tepat sasaran," ujarnya.

Tulis Komentar

Komentar