Seputar Publik / Megapolitan

Heboh Limbah Medis Dibuang Sembarangan di TPA Bantargebang, Pemkot Bekasi Lakukan Verifikasi 

Petugas Dinas Lingkugan Hidup (DLH) Kota Bekasi sedang melakukan verifikasi terkait temuan limbah medis dibuang sembarangan di TPA Sumur Batu Bantargebang Petugas Dinas Lingkugan Hidup (DLH) Kota Bekasi sedang melakukan verifikasi terkait temuan limbah medis dibuang sembarangan di TPA Sumur Batu Bantargebang

Seputar Publik Kota Bekasi - Heboh pemberitaan di media elektronik terkait dugaan ditemukannya limbah medis di TPA Sumur Batu Bantargebang, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup langsung turun melakukan verifikasi lapangan, Senin (21/04/2025)

Verifikasi dilakukan dengan konfirmasi dan klarifikasi kepala UPTD TPA Sumurbatu Bantargebang dilanjutkan dengan peninjauan lokasi ditemukannya dugaan limbah medis.

Kepala UPTD TPA Sumurbatu menjelaskan sampah yang diduga terdapat limbah medis diketahui oleh masyarakat pada hari minggu tanggal 20 April 2025 sekitar jam 12.00 WIB.

Penjelasan dari beberapa pemulung yang berada dilokasi penemuan dugaan limbah medis menyampaikan bahwa selama mereka beraktifitas memulung di lokasi tersebut belum pernah menemukan sampah atau limbah dari rumah sakit. 

Sampah yang diduga limbah medis rumah sakit tersebut merupakan sampah layanan dari wilayah Kecamatan Bekasi Selatan, sumber sampah berasal dari rumah sakit dan rumah tangga.

Hasil dari pemeriksaan, sampah yang diduga limbah medis rumah sakit telah diamankan oleh pihak UPTD TPA Sumurbatu, Sampah limbah medis rumah sakit didominasi dengan kemasan bekas obat yang berjenis plastik dan karton dimana dikemasan bekas obat tersebut juga terdapat identitas pasien, sedangkan selang dan kantong kateter urine sudah tidak ada dilokasi.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Kiswanti mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak membuang sampah yang mengandung resiko pencemaran dan penyebaran penyakit. 

"Jangan buang limbah medis sembarangan, harus dibuang di fasilitas yang memadai dan sesuai dengan standar kesehatan," imbaunya.

(*/AZ)

Tulis Komentar

Komentar