K-Pop kemudian berkembang menjadi bagian dari industri budaya yang memiliki dampak ekonomi dan menciptakan lapangan kerja. Besarnya komunitas penggemar di berbagai negara juga menjadi salah satu kekuatan penting dalam mempertahankan ekosistem tersebut.
Belajar dari Korea Selatan
Pandangan mengenai perkembangan K-Pop juga disampaikan Zaini MA, dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia yang memiliki latar pendidikan magister dari Korea Selatan.
Menurut Zaini, salah satu faktor yang berpengaruh terhadap perkembangan industri budaya Korea Selatan adalah perubahan cara pandang terhadap budaya setelah menghadapi krisis ekonomi pada akhir 1990-an.
> “Mereka menyadari sumber daya alam Korsel terbatas, jadi budaya dijadikan bernilai ekonomi dan dapat dijual untuk membuka lapangan kerja sekaligus mendatangkan devisa.”
Zaini menjelaskan, berbagai kebijakan dan fasilitas kemudian diarahkan untuk mendukung perkembangan industri budaya.
Komentar