Kepada Irjen yang baru dilantik, Nusron menekankan pentingnya penguatan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance, kedisiplinan, serta integritas dalam menjalankan fungsi pengawasan di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Ia berharap pengawasan internal tidak hanya dilakukan setelah suatu persoalan terjadi, tetapi juga mampu berperan sebagai sistem peringatan dini atau early warning system.
“Kami berharap pengawasan sifatnya bukan post factum (setelah kejadian atau sesudah fakta tersebut terjadi), tapi pengawasan yang sifatnya early warning system atau peringatan dini. Kalau bisa sebelum kejadian, kita sudah lakukan mitigasi-mitigasi sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” pesan Nusron.
Penekanan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan dan mitigasi risiko agar pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian ATR/BPN berjalan sesuai ketentuan serta prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Pakta Integritas dan Penandatanganan Berita Acara
Pelantikan turut dihadiri Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Kementerian ATR/BPN.
Komentar