Kehadiran lintas sektor ini menegaskan posisi Hj. Atiqoh Noer Alie sebagai simpul penting dalam ekosistem pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.
Peluncuran buku 75 tahun Hj. Atiqoh Noer Alie menjadi salah satu agenda utama yang menyedot perhatian peserta. Buku ini tidak hanya merekam perjalanan hidup dan kepemimpinan, tetapi juga menghadirkan kesaksian personal dari mereka yang menyaksikan langsung proses pembentukan karakter dan kiprah beliau sejak masa pendidikan.
Dalam sesi peluncuran, Prof. Dr. Hj. Masyitoh Chusnan, Pimpinan Pusat Aisyiyah sekaligus sahabat sejak masa pendidikan di Mu’allimat Yogyakarta—menyampaikan kesan yang menegaskan bahwa kepemimpinan Hj. Atiqoh dibangun melalui proses panjang yang konsisten sejak masa awal.
"Sejak di Mu’allimat, saya melihat Kak Atiqoh sebagai pribadi yang sangat tekun, disiplin, dan menjalani proses belajar dengan kesungguhan tanpa keluhan," ujarnya.
Menurut Prof. Masyitoh, ketekunan tersebut tidak hanya membentuk kapasitas akademik, tetapi juga cara berpikir yang jernih dan sikap yang matang dalam merespons berbagai persoalan. Ia menilai bahwa kecerdasan Hj. Atiqoh tidak berhenti pada penguasaan ilmu, tetapi terwujud dalam kemampuan mengolah pengetahuan menjadi karakter kepemimpinan yang tenang, terstruktur, dan berorientasi pada nilai.
Komentar