Seputar Publik / Berita

Pemprov Banten Perluas Akses Layanan Kesehatan Lewat Program Banten Sehat, Warga Lebak dan Pandeglang Kini Lebih Mudah Berobat

Program Banten Sehat menghadirkan pemerataan layanan kesehatan melalui pengoperasian rumah sakit baru, penguatan tenaga medis, layanan spesialistik, serta Klinik Mobile untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil, pesisir, dan kepulauan.
Gubernur Banten Andra Soni; Gubernur Banten Andra Soni; "Program Banten Sehat terus memperluas akses layanan kesehatan melalui RSUD baru, Klinik Mobile, serta penguatan tenaga medis demi menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, cepat, dan merata bagi masyarakat Banten.

> "Pemerintah berkomitmen melindungi kesehatan masyarakat. Pembangunan kesehatan bukan hanya soal ketersediaan fasilitas, tetapi juga bagaimana mewujudkan keadilan akses dan keberlanjutan layanan. Kami ingin seluruh masyarakat Banten memperoleh pelayanan kesehatan yang layak," ujar Andra Soni.

Sebagai bagian dari implementasi Program Banten Sehat, Pemprov Banten telah mengoperasikan dua rumah sakit baru sejak 2025, yakni RSUD Muhammad Irsyad Djuwaeli Labuan di Kabupaten Pandeglang dan RSUD Uwes Qorny Cilograng di Kabupaten Lebak.

Kehadiran kedua rumah sakit tersebut diharapkan mampu memangkas waktu tempuh masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan, khususnya pada kondisi darurat, layanan ibu dan anak, serta penanganan penyakit prioritas.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Astuti, menjelaskan bahwa Program Banten Sehat dirancang secara menyeluruh, mulai dari peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak, perbaikan gizi masyarakat, pengendalian tuberkulosis, penanganan penyakit tidak menular, distribusi obat, hingga pemenuhan tenaga kesehatan spesialis.


Didukung Ratusan Tenaga Medis dan Layanan Spesialistik

Untuk menunjang pelayanan, Pemprov Banten menempatkan ratusan tenaga medis di empat rumah sakit milik pemerintah provinsi.

Tulis Komentar

Komentar