> "Pemerintah berkomitmen melindungi kesehatan masyarakat. Pembangunan kesehatan bukan hanya soal ketersediaan fasilitas, tetapi juga bagaimana mewujudkan keadilan akses dan keberlanjutan layanan. Kami ingin seluruh masyarakat Banten memperoleh pelayanan kesehatan yang layak," ujar Andra Soni.
Sebagai bagian dari implementasi Program Banten Sehat, Pemprov Banten telah mengoperasikan dua rumah sakit baru sejak 2025, yakni RSUD Muhammad Irsyad Djuwaeli Labuan di Kabupaten Pandeglang dan RSUD Uwes Qorny Cilograng di Kabupaten Lebak.
Kehadiran kedua rumah sakit tersebut diharapkan mampu memangkas waktu tempuh masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan, khususnya pada kondisi darurat, layanan ibu dan anak, serta penanganan penyakit prioritas.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Astuti, menjelaskan bahwa Program Banten Sehat dirancang secara menyeluruh, mulai dari peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak, perbaikan gizi masyarakat, pengendalian tuberkulosis, penanganan penyakit tidak menular, distribusi obat, hingga pemenuhan tenaga kesehatan spesialis.

Didukung Ratusan Tenaga Medis dan Layanan Spesialistik
Untuk menunjang pelayanan, Pemprov Banten menempatkan ratusan tenaga medis di empat rumah sakit milik pemerintah provinsi.
Komentar